Subnetting yaitu suatu proses membagi atau memecah sebuah network menjadi beberapa network yang lebih kecil.
– Kegunaan Subnetting yaitu :
a. Untuk menjembatani perbedaan topologi fisik yang sering kali digunakan oleh router
b. Untuk efesiensi IP address karena alokasi IP address berdasarkan pembagian kelas yang kurang efisien
c. Untuk memudahkan proses manajemen atau pengaturan security network
d. Untuk mengisolasi traffic. Maksudnya apabila suatu host berkomunikasi dengan host lain pada subnet yang sama,pesan broadcast cukup disebarkan di antara anggota subnet dan tidak diteruskan ke subnet yang lain


Firewall yaitu sebuah sistem atau perangkat yang mengijinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman. Selain itu juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses jaringan pribadi dari pihak luar.

IPTables memiliki tiga macam daftar aturan bawaan,atau rantai firewall (firewall chain). Ketiga chain tersebut adalah INPUT, OUTPUT dan FORWARD. Pada saat sebuah paket sampai pada sebuah diagram, maka disitulah terjadi proses penyaringan. Rantai akan memutuskan nasib paket tersebut. Apabila DROP, maka paket tersebut akan di-drop. Tetapi jika ACCEPT, maka paket akan dilewatkan melalui diagram tersebut. Sebuah rantai adalah aturan-aturan yang telah ditentukan. Setiap aturan menyatakan “jika paket memiliki informasi awal (header) seperti ini, maka inilah yang harus dilakukan terhadap paket”. Jika aturan tersebut tidak sesuai dengan paket, maka aturan berikutnya akan memproses paket tersebut. Apabila sampai aturan terakhir yang ada, paket tersebut belum memenuhi salah satu aturan, maka kernel akan melihat kebijakan bawaan (default) untuk memutuskan apa yang harus dilakukan kepada paket tersebut. Ada dua kebijakan bawaan yaitu default DROP dan default ACCEPT.