Cara yang saya pakai yaitu:
1. Format flasdisk
2. Buat folder baru dengan nama Autorun.IN_
(Dasar pemikiran yaitu agar folder Autorun.Inf yang kita buat tidak berubah menjadi Autorun.In_)
3. Buat folder baru lagi dengan nama Autorun. inf (sehingga sekarang kita punya dua folder bernama Autorun.In_ dan Autorun.inf)

Langkah yang penting:
4. Buat subfolder dalam folder autorun.inf yang kita buat. Namai subfolder tersebut dengan cara tekan ALT+(tiga angka acak dari numpad), beberapa kali dan beri ektention exe
ex: ALT+123 sehingga nama folder jadi seperti begini:
Ω§╚ôImagesƒeÖ.exe (ini subfolder yang saya buat dalam flashdisk saya.
5. masukkan file2 kita dalam folder tersebut sehingga virus tidak dapat menginfeksi file2 yang kita punyai. karena tidak dapat mengakses folder dengan huruf2 seperti itu.

Jadi kondisi si flash saya kalo dibuka ada dua folder:
Autorun.IN_
Autorun.inf
Dalam folder Autorun.inf ada subfolder:
Ω§╚ôImagesƒeÖ.exe
Dalam subfolder ini file2 saya simpan
(udah ditest ternyata ga kena infeksi waktu flash ditancap kekomputer yang kena virus.)