Pada kesempatan tersebut ustad danu menyampaikan beberapa hal yang sebagian dapat saya uraikan dengan bahasa saya sendiri kurang lebih sebagai berikut:

Hijrah artinya perpindahan dari hal-hal buruk menuju ke hal-hal yang baik. Salah satu caranya adalah dengan selalu mendengarkan tausiah ( Nasehat) agar mendapatkan hidayah atau petunjuk dari Tuhan.

Didalam Alquran disebutkan :
“ Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu merubah nasibnya sendiri”.

Jadi kalau kita ingin berubah menjadi lebih baik, kita harus memulainya dari diri kita sendiri. Jangan mengharapkan hidayah atau petunjuk dari Tuhan dulu baru ingin berubah.

Kadang kita sering mendengar orang yang tidak mau berubah kearah kebaikan dengan alasan belum mendapat petunjuk. Baru nanti kalau dia mendapatkan petunjuk, dia akan merubah……..Hal ini pemikiran yang salah.

Kita harus menyongsong petunjuk itu dengan melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan petunjuk datang. Pola pikir kita harus dirubah dari pasif menjadi aktif menuju kebaikan. Kalau ini kita lakukan, saya yakin hidup kita akan lebih bahagia.

Kembali kepada masalah penyakit yang diderita manusia. Sebenarnya setiap musibah atau bencana yang kita terima disebabkan oleh diri kita sendiri. Jadi apapun yang menimpa kepada kita baik itu berupa kesedihan, penyakit, rezeki yang tidak berkah, ataupun kekuasaan yang tidak adil……itu semua akibat dari diri kita sendiri.

Misalnya sakit yang kita derita. Biasanya berawal dari akhlaq (tingkah laku) kita yang tidak baik. Contoh kita sering gampang marah, gampang emosi, atau kebiasaan buruk yang lainnya. Namun anehnya kalau ada orang yang mengingatkan “ eh kamu kok emosian begitu” ……..bukannya berterima kasih malah kita tidak menerimanya dan tambah marah. So……. mari kita kendalikan diri kita dan berusaha untuk selalu menjaga akhlaq yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian ada ibu-ibu yang telepon dan mengeluhkan ada benjolan dipaha kiri dan nyeri sampai kebelakang. Ustad danu menjelaskan bahwa hal itu biasanya berhubungan dengan sikap kita terhadap suami, anak atau kerabat dekat yang lain. Jadi ibu ini mungkin memendam kejengkelan kepada seseorang dari kelurga atau kerabatnya.

Setelah dialog dengan mas danu akhirnya ibu ini jujur bahwa dia sebenarnya jengkel sama suaminya, marah, namun kemarahan tersebut dia pendam begitu lama sampai menyebabkan dirinya sakit seperti itu.

Kemudian ibu itu mengatakan “ Saya suka minta tolong kepada suami tapi tidak pernah dihiraukan” Yah seperti ha-hal sepele di rumah tangga, namun selalu saja diabaikan. Lama akhirnya saya diam saja dan saya pendam didalam hati saja. Begitu ustad danu”.

Akhirnya ustad danu meminta kepada ibu itu untuk berterus terang kepada suaminya dan meminta maaf atas segala kesalahan yang mungkin tidak sengaja dilakukannya selama ini. Agar penyakitnya cepat bisa sembuh.

Adalagi seorang anak yang sakit epilepsy. Anak ini belum akhil baligh. Menurut mas danu kalau anak yang belum akhil balig (usia kurang dari 12 tahun laki2 atau 9 tahun perempuan) itu biasanya disebabkan oleh tingkah laku orang tuanya. Kemudian mas danu bertanya” Apakah betul sebelum putra ibu lahir, ibu atau bapak pernah jengkel kepada seseorang yang terlalu dalam dan disimpan didalam hati?”

Ibu itu menjawab” betul mas danu, saya jengkel kepada …………..dst”.
Mas danu menjawab “ baiklah ibu. Kalau ibu ingin anak ibu sembuh, bersediakah ibu meminta maaf kepada orang tersebut dan memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan ibu agar diampuni Nya?’
“ya, saya bersedia mas danu”, jawab ibu itu.

Kemudian ada yang mengeluhkan telinga kiri berdengung dan vertigo. Hal ini disebabkan karena orang tersebut kalau dinasehati kebaikan tidak mau mendengarkan tapi pikirannya malah kemana-mana nggak jelas. Solusinya dengarkanlah nasehat dari orang lain secara baik dan jangan diabaikan.

Telinga berdengung disebabkan selalu emosi bila mendengarkan kata-kata yang tidak cocok atau tidak enak. Yah gampang tersinggung gitu lho. Solusinya jangan mudah tersinggung bila ada perbedaan dengan orang lain.

Usus buntu biasanya disebabkan oleh sikap kita yang tidak mau menyelesaikan masalah atau lari dari permasalahan yang ada. Solusinya hadapilah semua masalah yang ada dengan baik-baik dan selesaikanlah. Jangan suka mencari kambing hitam.