Kali ini ustad danu didampingi oleh mas bayu bintang sinetron OB. Dalam pengantarnya mas danu menyampaikan bahwa “ Segala bencana atau musibah itu akibat ulah manusia sendiri” tersebut di dalam A Qur’an. Apabila sikap kita memang tidak baik dan banyak kesalahan…maka tuhan mengingatkan kita dengan sebuah musibah atau bencana. Dan itu juga bisa berupa penyakit yang sedang kita derita. Tujuannya apa?…yaitu agar manusia kembali ke jalan yang benar dan di ridhoi-Nya.

Selanjutnya ada seorang ibu dari medan Sumatra Utara, ibu Teti namanya. Ibu ini sering merasakan sakit pada lambungnya dan badannya lemas. Oleh ustad danu di jelaskan bahwa sakit lambung itu disebabkan oleh sikap yang terlalu emosional atau gampang marah. Sedangkan tubuhnya yang lemas disebabkan oleh sikap membantah kalau sedang dinasehati oleh orang lain atau suaminya. Solusinya ialah mencoba untuk lebih sabar dan santai serta dengarkanlah nasehat dengan baik dan jangan selalu membantah serta merasa benar sendiri.


Ibu dari Cijantung, menderita sakit mata sebelah kanan sering kabur dan seperti ada yang menutupi. Oleh mas danu dijelaskan bahwa mata yang kabur disebabkan selalu mencela segala hal yang dilihatnya. Artinya bila melihat sesuatu selalu tidak benar menurut ibu ini. Solusinya belajar untuk lebih arif dalam melihat perbedaan di sekitar.

Dalam beberapa kasus sering terjadi ada orang yang mendapat kesembuhan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. Hal ini semata-mata disebabkan oleh perbedaan keyakinan ataupun kemantapan dalam bertaubat dan memohon ampun kepada Alloh. Ada yang keyakinannya hampir 100 persen…namun ada juga yang masih ragu-ragu. Untuk itu diharapkan bagi yang sakit untuk tawakkal kepada Alloh secara penuh dan tidak ragu-ragu…agar di berikan kesembuhan secara cepat.

Di dalam Alqur’an disebutkan bahwa “ Mereka yang telah bertaubat kepada Alloh dan mempunyai niat yang kuat untuk memperbaiki diri dan sering memberikan nasehat kebenaran tentang Al Qur’an, maka taubat mereka lah yang akan diterima Alloh”.

Pasien selanjutnya ibu Sri dari Pesanggrahan Jakarta. Ibu sri ini sering merasakan sakit di dada sebelah tengah atau ulu hati, seperti ada yang mengganjal.Oleh ustad danu dijelaskan bahwa itu disebabkan karena sikap kaku ibu sri dan sering emosional dalam menanggapi sesuatu terutama kepada keluarganya sendiri. Sering marah-marah dan kalau dinasehati suka bantah atau ngeyel. Solusinya belajar mau mendengarkan nasehat dan untuk lebih sabar dalam bersikap terhadap keluarga.

Mas Adi dari Jawa Timur, pecandu narkoba. Sudah sembuh total selama hampir 1 tahun ini setelah mendengarkan secara rutin ceramah dari ustad danu. Dia sangat bersyukur telah kembali ke jalan yang benar. Kemudian Ustad danu memberikan nasehat yang di ambil dari al Qur’an yang artinya kurang lebih sebagai berikut “ Dan orang-orang yang bersikap sabar di jalan Alloh serta bersikap lemah lembut terhadap sesama”.

Seorang ibu dari medan menderita kaki kesemutan. Oleh ustad danu di jelaskan penyebabnya adalah sikap yang terlalu kaku dalam mengatur keluarga. Solusinya lebih santai dalam mengatur keluarga dan kalau menyuruh pakailah kata-kata yang santun dan lemah lembut.

Pak Suyono di bekasi, istrinya menderit tumor di tulang belakang bagian bawah dekat tulang ekor. Sehingga badannya lumpuh tidak bisa gerak sama sekali. Menurut ustad danu hal ini disebabkan oleh sikap sering jengkel tapi dipendam. Solusinya bertaubat kepada Alloh dan saling memaafkan dengan suami atau keluarga.

Pak Sukardi di Sidoarjo, menderita ambient. Disebabkan oleh sikap bila ada masalah hanya diam dan dipendam sendiri. Solusinya bersikaplah lebih terbuka kepada keluarga.

Bapak haji sanusi, mempunyai 2 orang anak perempuan usia sudah lebih dari 30 tahun nggak punya jodoh. Menurut ustad danu hal itu disebabkan oleh sikap bapak sanusi yang mungkin pada saat ada lelaki yang mencoba mendekati anaknya nggak boleh atau terlalu protektif dan pilih-pilih. Solusinya….lebih membuka diri terhadap teman laki-laki dari anaknya.