Kolesterol berguna untuk pembentukan membran sel dan produksi hormon. Namun, jumlah kolesterol jahat yang berlebihan dapat memblok aliran darah menuju otak, sehingga menimbulkan stroke. Kolesterol jahat juga berpotensi memicu jantung koroner.

Kolesterol adalah ukuran lemak dalam darah. LDL (low density lipoprotein) adalah jenis kolesterol jahat yang bisa memicu penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dan stroke. Kondisi sehat, LDL tak lebih dari 150 mg/dl.

Sedangkan HDL (high density lipoprotein) adalah jenis kolesterol baik yang bisa membantu mengeluarkan LDL dari arteri. Akan semakin baik bila tubuh memiliki banyak kolesterol baik. Usahakan HDL tak kurang dari 40 mg/dl. Kondisi terbaik adalah lebih dari 60 mg/dl.

Mencegah kolesterol tinggi bisa dilakukan dengan konsumsi makanan sehat. Salah satunya adalah apel. Kandungan gizi buah ini yang bermanfaat adalah seratnya.

Apel punya dua jenis serat. Ada yang tidak dapat dicerna oleh tubuh (insoluble fiber) dan ada yang dapat dicerna (soluble fiber). Jenis soluble fiber yang dominan pada apel adalah pektin, kandungannya mencapai 81%.

Insoluble fiber berkhasiat mencegah penyakit kanker, soluble fiber membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Adanya pektin membuat kolesterol yang berasal dari makanan (seperti dari daging-dagingan, susu, telur) tidak bisa ‘jalan-jalan’ ke saluran pembuluh darah.

Pektin akan mengikat kolesterol dan membuatnya tetap berada dalam usus dan kolesterol akan dibuang dari dalam tubuh melalui feces. Hanya dengan memakan 1 buah apel per hari, Anda sudah mendapatkan 20% serat yang diperlukan tubuh.

Selain apel, konsumsi anggur merah, wortel, dan kacang kedelai juga efeketif mencegah kolesterol tinggi.